Senin, Juni 15, 2009

Tips Meningkatkan Prestasi Belajar Anak

Orang tua yang mempunyai anak dalam usia sekolah sering kali kesulitan dalam meningkatkan prestasi belajar anak. Biasanya anak dalam usia sekolah lebih sering menghabiskan waktunya dengan cara bersantai; nonton tivi, main video game, ngobrol rame-rame sama teman, jalan-jalan di pusat keramaian, dan lain sebagainya. Tidak jarang mereka mencoba-coba hal yang dilarang. Dan sering mereka tidak punya tanggungjawab untuk meningkatkan prestasi belajarnya.

Sesungguhnya anak dilahirkan dengan kemampuan dan kecakapan yang standar. Tidak ada anak yang bodoh, kecuali dia mengalami sakit yang mengganggu daya nalar. Berikut adalah tips untuk meningkatkan prestasi belajar anak yang patut diketahui para orang tua.

1. Menuntun anak untuk punya cita-cita.
Orang tua harus menerangkan kepada anak tentang cita-cita. Jangan hanya mengatakan jadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa. Cita-cita dibuat untuk jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Cita-cita jangka pendek umpamanya masuk tiga besar pada kenaikan kelas yang akan datang. Cita-cita jangka menengah; masuk sekolah atau universitas terkenal. Cita-cita jangka panjang; menjadi Mentri Sosial (umpamanya). Cita-cita tersebut harus dijabarkan dengan jelas sehingga jelas pula untuk mencapainya.

2. Fasilitas pembelajaran.
Orang tua harus mengatur jadwal belajar anak, dan menyediakan buku pelajaran dan peralatan belajar lainnya. Buku tersedia tidak mesti dengan selalu membeli, kecuali wajib beli oleh guru. Pada saat jadwal belajar maka anak dapat belajar. Pada saat anak membutuhkan referensi seperti buku dan referensinya ada. Dan orang tua sebaiknya memahami apa yang dipelajari anak untuk memberikan dukungan kepada anak. Orang tua tidak harus memahami pelajaran tersebut seperti guru.

3. Belajar di rumah.
Belajar tidak cukup di sekolah saja. Orang tua harus mengawasi anak fokus belajar di rumah, ada jadwal belajar di rumah. Umpamanya dari jam 19:00 s/d jam 22:00 setiap hari sekolah. Suasana belajar dibuat nyaman dan menyenangkan, seperti adanya cemilan, dan mungkin juga dengan hiburan musik instrumentalia. Tapi jangan biasakan anak belajar sambil nonton tivi karena mengganggu fokus ke pelajaran.


4. Beretika dan berdoa.
Sering kali para guru mengeluh bahwa anak-anak tidak menghormati guru, membantah, dan berdebat dengan guru. Hal ini membuat guru kesal dan berakhir dengan penilaian jelek kepada anak. Oleh sebab itu orang tua harus mengajari anak untuk menghormati guru; berkata sopan, bersikap hormat dan patuh, senang bertegur sapa. Jika ada pendapat atau tindakan guru yang tidak dapat diterima anak maka ajarkan kepada anak cara penyampaian alasan penolakan dengan masuk akal yang dapat juga diterima guru. Dan anak harus dibiasakan untuk berdoa supaya anak mengerti bahwa kita bukan yang paling mampu segala-galanya, masih ada Tuhan yang Maha Kuasa.

5. Mengurangi uang jajan.
Uang jajan yang berlebihan hanya akan menyebabkan anak arogan dan tergantung kepada uang. Sebaiknya orang tua mengurangi uang jajan anak sampai sebatas dibutuhkan. Yang dikurangi adalah uang jajan, bukan uang pendukung kegiatan pembelajaran. Kekurangan uang jajan dapat meningkatkan daya pikir anak untuk mengatasi kesulitan keuangan, diantaranya dengan berhemat.

6. Kerja keras.
Orang tua harus menyadarkan anak akan adanya risiko gagal. Anak harus melakukan kegiatan belajar dengan bersemanagt dan berusaha keras untuk berhasil. Tanpa usaha keras maka anak dapat saja gagal. Kelulusan dengan nilai yang hanya cukup juga akan sulit untuk mendapatkan tawaran pekerjaan.



7. Menerima hasil buruk dengan niat untuk bangkit.
Anak mempunyai sikap yang berbeda terhadap nilai buruk. Orang tua harus dapat mendorong semangat anak untuk bangkit. Katakan bahwa nilai yang menurun adalah peringatan kepada kita untuk memperbaiki segala kekurangan pada masa lalu. Jangan biarkan anak tenggelam dalam kesulitan sendirian. Dampingi anak dan beri dukungan untuk dia dapat segera bangkit.

8. Hubungan baik dengan guru.
Ini cara paling kuno, tapi cukup efektif memperbaiki nilai prestasi anak. Yang menilai berhasil tidaknya anak dalam pelajaran adalah guru. Dorong anak untuk menjalin hubungan baik dan menghormati guru. Kalau guru kesulitan dalam hal keuangan maka orang tua boleh membantu semampunya, tapi ingat : anak tidak boleh tahu. Namun demikian, orang tua jangan bermaksud membeli guru.

Akhirnya, para orang tua harus percaya bahwa anaknya adalah anak yang cerdas luar biasa, namun harus dibina dan dididik dengan cara yang benar. Seperti sebuah pisau yang harus selalu diasah agar tajam dan siap digunakan.

Jumat, Juni 12, 2009

Syariah : Akad Mudharabah

Pengertian akad Mudharabah adalah perjanjian antara dua pihak yang berbisnis/berinvestasi, dimana satu pihak sebagai pemilik modal (shahibul maal) dan pihak lainnya sebagai pengelola bisnis (mudharib). Dalam akad Mudharabah secara baku sudah ditetapkan hak dan kewajiban masing-masing pihak. Akad harus disepakati di muka sebelum kerjasama bisnis/investasi dimulai.

Shahibul maal.
Kewajiban shahibul maal adalah menyediakan dana yang akan digunakan untuk berinvestasi. Seluruh dana yang dibutuhkan berasal dari shahibul maal. Apabila investasi mengalami kerugian (secara wajar) maka kerugian ini ditanggung sepenuhnya oleh shahibul maal, dan mudharib hanya bertanggungjawab sebatas keahlian yang dimilikinya.
Hak shahibul maal adalah hak untuk mengetahui pencatatan pembukuan kegiatan investasi. Apabila disepakati bersama maka shahibul maal boleh meminta jaminan atas kemungkinan kegagalan usaha kepada mudharib, yaitu berupa sesuatu barang berharga yang tidak punya kaitan langsung dengan investasi yang dijalankan. Shahibul maal juga boleh menetapkan persyaratan-persyaratan tertentu terkait pelaksanaan investasi.

Mudharib.
Kewajiban mudharib adalah menjalankan usaha yang diamanahkan kepadanya dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan keuntungan usaha sebagaimana rencana investasi yang telah dibuat. Mudharib harus mempunyai keahlian dalam bisnis/investasi yang dijalankan. Mudharib juga harus mematuhi syarat yang ditetapkan shahibul maal, serta menyediakan barang jaminan jika sudah disepakati bersama.
Hak mudharib adalah kebebasan menjalankan usaha sesuai dengan keahliannya tanpa ada gangguan dari pihak mana pun, termasuk shahibul maal. Mudharib juga berhak memperoleh upah/gaji dari investasi yang dijalankan.

Bagi hasil.
Bagi hasil adalah penentuan besarnya bagian hasil yang diperoleh masing-masing pihak selama periode operasi investasi. Dalam akad dicantumkan porsi/nisbah masing-masing pihak terhadap hasil investasi yang diperoleh dalam periode investasi.
Porsi/nisbah menunjukkan nilai perbandingan hak terhadap keuntungan investasi, seperti 50% untuk shahibul maal dan 50% untuk mudharib. Atau porsi/nisbah lainnya dengan variasi yang disepakati bersama dan diperjanjikan didalam akad mudharabah.

Periode.
Periode operasi bisnis/investasi adalah rentang waktu berjalannya operasi bisnis/investasi untuk menetapkan perolehan keuntungan investasi. Periode ini bisa ditetapkan secara berkala : seperti harian, mingguan, bulanan, tahunan, dan sebagainya. Atau dapat juga tidak berjadwal, melainkan sesuai kondisi perolehan keuntungan tertentu : seperti setelah proyek selesai, bila barang dagangan terjual, dan sebagainya.

Produk bank syariah.
Dalam perbankan syariah terdapat dua sisi akad mudharabah.
Pertama bank sebagai mudharib adalah pada produk tabungan dengan akad mudharabah, dan deposito dengan akad mudharabah.
Kedua bank sebagai shahibul maal adalah pada produk pembiayaan dengan akad mudharabah.

Selasa, Juni 09, 2009

Jembatan Ponton

Cerita : Masa Kecil di Meranti Pandak

Tak tahu persis sejak kapan kami tinggal di Meranti Pandak. Menurut perkiraan saya sejak tahun 1963. Saya masih lupa-lupa ingat tentang perintah matikan lampu setiap malam. Mungkin karena “Ganyang Malaysia”. Waktu itu listrik masih barang langka, dan kami masih pakai lampu petromak yang sudah mewah pada masa itu.

Pada masa itu, jalan yang melintasi Sungai Siak hanyalah Jembatan Ponton. Beberapa rakit tongkang digabungkan hingga menyeberangi sungai. Jembatan akan bergoyang bergelombang pada saat ada kendaraan melintas di atasnya. Malam hari anak-anak suka menikmati goyangan ini walaupun sering dimarahi, dan dikejar-kejar petugas, untuk menghindari kecelakaan tercebur ke sungai.

Yang unik pada jembatan ini adalah bagian tengah jembatan yang dapat diputus. Tujuannya untuk memberi kesempatan kepada kapal dan lalu lintas air untuk melayari sungai dari hulu hingga hilir. Tidak terlalu ramai kapal yang lewat. Yang sering lewat adalah kayu-kayu balak (log) yang dirangkai menjadi rakit dan dihanyutkan di Sungai Siak untuk dijual ke Selatpanjang. Pemutusan jembatan ini dijadwalkan pada pukul 06:00 s/d 06:15 WIB di pagi hari, dan pukul 18:00 s/d 18:15 WIB di sore hari. Rakit kayu balak yang panjang sekali akan memaksa jadwal pemutusan jembatan diperpanjang. Kalau ini terjadi pagi hari, bisa berakibat keterlambatan masuk sekolah. Disini juga ada jasa pengantaran menyeberang menggunakan sampan besar jika jembatan sedang putus.

Awalnya jembatan ini tidak punya pengaturan lalu lintas (traffic light). Pengguna jembatan hanya tinggal melihat ada tidaknya kendaraan yang sedang melintasi jembatan. Mereka harus menunggu sampai semua kendaraan dari arah berlawanan melewati jembatan. Demikian seterusnya. Akhirnya terjadi suatu tragedy berdarah yang merenggut nyawa seorang ibu guru SKKA. Mobilnya yang berada tepat di belakang bus tergencet. Diduga rem bus blong dan tidak mampu melewati tanjakan jembatan. Untuk meningkatkan keselamatan pengguna jembatan, pihak PT. CPI memasang traffic light. Uniknya, sekali lagi, traffic light ini dikendalikan secara manual oleh petugas polisi. Dan ada juga Pak Polisi yang pemarah. Sepeda yang tetap nyelonong masuk jembatan pada saat lampu merah, Pak Polisi akan menahannya, membuka pentil roda sepeda dan tanpa ampun melemparkannya ke Sungai Siak.

Saya menulis ini berdasarkan ingatan masa kecil. Akan sangat berarti jika ada pihak-pihak yang lebih mengetahui, seperti PT. CPI, yang bersedia menampilkan cerita yang lebih dokumentatif, dilengkapi dengan foto, dan bahkan sketsa Jembatan Ponton, sebagai memory hari jadi Kota Pekanbaru.

Mengelola Keuangan Keluarga

Sabtu 6 Juni 2009 lalu diadakan pelatihan dengan tajuk Bincang Cerdas Mengelola Keuangan Keluarga. Pelatihan ini kerja sama Rumah Zakat Indonesia dengan Bank Riau Syariah dan didukung oleh Andalas Kertasindo. Dalam pelatihan ini tampil sebagai pembicara Bapak Ahmad Gozali dari Biro Perencanaan Keuangan Safir Senduk & Rekan.

Bahwa penghasilan keluarga itu seharusnya adalah penghasilan yang halal. Penghasilan tersebut harus melalui filter yang dapat menolak yang tidak halal. Ini merupakan syarat mutlak untuk memperoleh berkah dan qona’ah dalam menuju keluarga sakinah.

Biasanya penghasilan akan selalu habis, karena sifat dari uang adalah untuk dihabiskan. Kalau penghasilan tidak dikelola dengan benar maka uang tidak pernah bersisa dan kita senantiasa menjadi orang miskin. Ya, benar, kita akan selalu jadi miskin walaupun punya penghasilan besar sekalipun. Pengelolaan keuangan keluarga akan menghindari kita dari kemiskinan.

Keuangan orang miskin dapat ditandai dari pengelolaan yang keliru sebagai berikut :
Penerimaan penghasilan selalu digunakan terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kalau masih bersisa baru digunakan untuk Tabungan/Investasi. Terakhir baru untuk bayar zakat. Karena sifat uang adalah untuk dihabiskan, maka penghasilan tersebut telah habis lebih dulu sebelum sempat menabung dan bayar zakat. Yang terjadi kemudian adalah tidak ada tabungan dan tidak pernah membayar zakat.

Keuangan orang miskin tersebut sekarang dikelola dengan cara-cara yang cerdas menjadi keuangan muslim. Penghasilan yang diperoleh terlebih dahulu digunakan untuk bayar zakat, infak, dan sedekah. Jumlahnya sekira 10% dari penghasilan. Kemudian penghasilan tersebut digunakan untuk membayar hutang (kalau ada) sekira 30% dari penghasilan. Oleh sebab itu perencanaan besarnya hutang adalah dengan menghitung besarnya angsuran hutang per bulan sekira 30% dari penghasilan. Kemudian penghasilan tersebut digunakan untuk Tabungan/Investasi antara 30% - 40% dari penghasilan. Sisanya baru digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Seperti inilah cara pengelolaan keuangan muslim.

Kenapa sisa yang kecil yang digunakan untuk kebutuhan hidup? Karena zakat adalah hutang kita yang akan tetap diminta pertanggungjawaban sampai di akhirat kelak. Demikian juga dengan hutang, tidak akan masuk surga seseorang yang tidak membayar hutangnya. Hal tersebut harus menjadi hal penting dalam hidup kita, tidak boleh dilalaikan.

Kemudian menabung. Tabungan adalah jaminan masa depan. Kalau bicara soal menjadi kaya, maka menabung solusinya. Memang benar, uang bukanlah segalanya, tapi harus diingat, kadang kala segalanya dapat diatasi dengan uang. Cara yang paling efektif untuk mengumpulkan uang adalah dengan menabung, kemudian gunakan untuk berinvestasi. Adalah cara yang kurang tepat jika menabung untuk beli harta benda yang bersifat non produktif.

Sisanya tinggal sedikit sekali untuk kebutuhan hidup? Ya, memang demikian. Kebutuhan hidup adalah memenuhi sesuatu yang diperlukan untuk hidup. Yang sering salah dimengerti adalah keinginan-keinginan yang bukan merupakan kebutuhan telah menjadi beban penghasilan sehingga menggerogoti porsi tabungan, pembayaran hutang, dan ZIS. Perlu dicamkan bahwa makin kuat desakan untuk memenuhi kebutuhan hidup maka makin tumbuh sikap kreatif untuk mengatasinya. Jadi, gunakan lebih baik memperbesar porsi ZIS, pembayar hutang, dan tabungan terhadap porsi kebutuhan hidup. Karena makin sulit tantangan yang Anda hadapi, makin meningkat kreatifitas Anda untuk menyelesaikannya.

Rabu, Juni 03, 2009

Alasan Memilih Tabungan iB Sinar

Ada beberapa hal yang menjadi alasan untuk memilih Tabungan iB Sinar :

1. Menabung merupakan salah satu upaya meningkatkan aset. Budayakan menabung seluruh penghasilan anda. Kemudian, setiap kebutuhan dibayarkan melalui transaksi tabungan di bank. Tetap usahakan adanya akumulasi saldo tabungan, dan setelah terkumpul hanya digunakan untuk investasi, dan bukan hanya semata-mata untuk konsumtif.

2. Tabungan iB Sinar adalah produk Bank Riau. Dana tabungan yang terkumpul akan digunakan untuk pembangunan ekonomi di Riau & Kepri. Visi Bank Riau adalah untuk "mendorong pertumbuhan perekonomian daerah sehingga dapat memberdayakan perekonomian rakyat".

3. Beban administrasi tabungan iB Sinar lebih rendah. Pada saat tabungan lain berusaha meningkatkan pendapatan feebased income (yang berarti juga beban nasabah) melalui pembebanan biaya administrasi tabungan, pada saat yang sama tabungan iB Sinar membebaskan nasabah dari biaya administrasi tabungan. Dengan demikian saldo tabungan nasabah dapat meningkat lebih cepat.

4. Jaringan luas. Tabungan iB Sinar didukung oleh 65 kantor Bank Riau yang tersebar di Riau & Kepri, dengan 37 jaringan ATM Bank Riau, dengan 13.000 jaringan ATM Bersama di seluruh wilayah Republik Indonesia. Jika Anda sedang berada di Malaysia maka tabungan iB Sinar dapat ditarik dari 6.500 jaringan ATM MEPS.

5. Fasilitas khusus. Tabungan iB Sinar dapat digunakan oleh komunitas secara exclusive dengan memberikan kartu ATM khusus, diantaranya pemberian kartu ATM yang sekaligus adalah kartu tanda pegawai, atau kartu tanda mahasiswa, atau lainnya.

6. Layanan istimewa. Butik Bank Riau dapat melayani nasabah setiap hari, mulai pukul 10:00 WIB sampai dengan pukul 22:00 WIB di Mall SKA Pekanbaru.

Demikian, semoga bermanfaat.